Sunday, April 8, 2012

Healing Garden (1)

Ceritanya saya diberi tugas oleh bos untuk mengerjakan desain taman sebuah rumah sakit di Jakarta. Menurut bos, taman di rumah sakit ini harus bertema healing garden. Saya memang pernah mendengar istilah healing garden ini waktu jaman kuliah, karena salah satu teman saya ada yang menggarap tugas akhir bertemakan healing garden. Namun waktu itu saya masih belum terlalu tertarik dengan topik ini, saya juga belum pernah membaca literatur mengenai ini. Singkatnya, pokoknya saya jadinya harus belajar mengenai healing garden ini untuk mendesain taman yang sesuai untuk para pasien. Jadi secara bertahap akan saya share info mengenai healing garden, semoga bermanfaat.

Sebenarnya apa yang disebut dengan healing garden? Healing garden (atau yang bisa juga disebut sebagai therapeutic garden) jika diterjemahkan secara harfiah adalah taman yang menyembuhkan atau bersifat terapis. Namun bagaimana yang disebut menyembuhkan? Apakah berarti jika pasien yang sakit mengunjungi taman ini ketika keluar ia akan langsung sembuh?


Berdasarkan buku Therapeutic Benefits and Design Recommendations karya Clare Cooper Marcus
& Marni Barnes tahun 1999, healing/therapeutic garden dapat didefinisikan sebagai berikut:

  • Achieving a degree of relief from physical symptoms or awareness of those symptoms
  • Stress reduction and increased levels of comfort for an individual dealing with the emotionally and physically trying experiences of a medical setting
  • Facilitating an improvement in the overall sense of well-being and hopefulness that an individual is experiencing and thereby assisting physical improvement


Jadi intinya, healing garden adalah taman yang bersifat menyembuhkan secara mental/psikis. Pasien diajak untuk sejenak melupakan sakitnya, melepaskan stress dan keletihan fisik yang ia derita yang diakibatkan oleh treatment penyembuhan medis yang ia jalani. Healing garden mampu memunculkan semangat positif dan harapan untuk bertahan hidup dan sembuh. Diharapkan dengan motivasi psikis sembuh ini pasien dapat mempengaruhi fisiknya pula untuk mencapai kemajuan.
Namun, healing garden ini sebenarnya tidak hanya ditujukan untuk pasien. Menurut statistik dan petikan wawancara di buku ini (maaf saya lupa untuk menyadur data statistik yang lebih akurat ^^), healing garden juga bermanfaat untuk para karyawan rumah sakit dan pengunjung. Orang yang menderita stress di rumah sakit bukan hanya pasien, melainkan juga karyawan rumah sakit yang harus senantiasa bekerja penuh tekanan serta para pengunjung & kerabat pasien yang lelah secara fisik dan emosi karena harus senantiasa menjaga pasien, yang notabene adalah keluarga/orang terdekat pasien. Jadi keberadaan healing garden ini sangat penting untuk ada di dalam sistem rumah sakit sebagai tempat terapi pasien, karyawan, dan pengunjung.

Mengenai desain dan kebutuhan ruang dalam healing garden akan dilanjutkan di posting berikutnya ya biar artikel ini nggak kepanjangan..hehe

Book Review: Outliers

Sudah lama buku ini masuk dalam wish list saya ketika saya mendengarkan salah satu episode siniar Malcolm Gladwell berjudul Revisionist Hist...