Saturday, May 4, 2019

Tips Minta Kenaikan Gaji

Seiring bertambahnya masa bakti kita dalam sebuah perusahaan, pasti kita ingin perusahaan mengapresiasi kerja keras kita dengan kenaikan gaji yang rutin. Ada perusahaan yang dengan disiplin menaikkan gaji tiap tahun seiring inflasi mata uang, beruntunglah para karyawan yang bekerja di perusahaan seperti ini. Namun ada kalanya karyawan tidak kunjung mendapat kenaikan gaji secara otomatis, seberapa keras pun karyawan tersebut bekerja.


Tidak semua perusahaan memiliki kondisi yang mapan sehingga mampu dengan rutin menaikkan gaji. Ada perusahaan yang memang tidak mau menaikkan gaji kecuali diminta, alias pelit. Nah kalo perusahaan kita termasuk kategori terakhir, jangan keburu kecewa. Kadang, bukan tidak mungkin gaji kita bisa dinaikkan, asal kita berani berinisiatif meminta kenaikan gaji. Tentunya dengan catatan bahwa prestasi kita bisa dianggap cukup baik sehingga berhak dinaikkan gajinya.

Banyak teman saya yang bertanya-tanya bagaimana cara minta naik gaji, karena udah nggak pede duluan mau menghadap bos. Oleh karena itu, saya mau bagi-bagi tips cara minta naik gaji sesuai pengalaman saya:

1. Cari Timing yang Pas

Kita sudah bertahun-tahun kerja di situ, pasti sudah hafal bagaimana karakter bos. Kita pasti punya gambaran bagaimana membaca mood sang bos. Kalau anda sudah berniat maju menghadap bos, carilah waktu ketika mood beliau juga lagi bagus atau sedang tidak terlalu sibuk. Jangan menghadap bos ketika beliau pulang rapat, karena pasti lelah (dan mungkin uring-uringan). Jangan juga menghadap bos ketika beliau sedang hectic, dijamin malah makin dimarahi. Bagaimana kalau kita udah ngebet banget ingin segera naik gaji, tapi bos sibuk melulu di kantor? Saran saya, agendakan pertemuan empat mata di luar jam kantor. Bisa sambil ngopi di kafe, atau main ke rumahnya sekalian. Diharapkan, dengan ngobrol di luar kantor, suasana justru makin santai sehingga makin melicinkan usaha minta naik gaji.



2. Awali dengan Menjelaskan Kenapa Kita Layak Naik Gaji

Udah pas nih momennya, bos lagi santai dan suasana adem. Eh tanpa ada prakata yang jelas kita ujug-ujug nodong minta naik gaji. Ingat, kita kan sedang memohon, maka jaga etika dan perkataan yang sopan santun. Awali dengan betapa loyalnya anda selama ini, selalu disiplin dan tidak pernah terlambat, selalu mengerjakan tugas tepat waktu, dll. Pokoknya kalian karyawan teladan banget deh. Ketika bos udah mengerti betapa berharganya kita dalam perusahaan, baru utarakan niat untuk memohon kenaikan gaji. 


3. Jangan Langsung Nodong dengan Angka yang Bombastis 

Mentang-mentang udah layak, jangan trus kebangetan dengan minta naik gaji 2x lipat. Nanti yang ada kita malah dipecat karena ngelunjak. Mintalah angka yang sewajarnya, bisa berupa angka atau persen. Boleh dinaikkan sedikit dari harga pantasnya kita alias di-mark up, karena nanti angka tersebut pasti bakal dinego oleh bos. Jadi, juga jangan melas banget dan cuma minta naik gaji terlalu sedikit. Mirip-mirip ketika kita negosiasi gaji ketika awal masuk kerja lah. Selalu maintain suasana negosiasi yang nyaman bagi kedua belah pihak hingga dicapai suatu kesepakatan angka.


Kadang masih ada aja orang yang nggak berani untuk langsung tatap muka minta naik gaji, bisa jadi karena khawatir gugup sehingga gagal negosiasinya. Nah, kalo kasusnya kayak gini saya punya tips bonus yaitu:

4. Tulis Surat/E-mail

Kalau suka tulis tangan atau ketik, taruh surat tersebut di amplop dan letakkan di meja beliau. Kalau bos jarang di kantor, tulis e-mail. Jabarkan seperti apa yang saya kemukakan di atas, yaitu jelaskan mengapa kita layak diberi kenaikan gaji, serta berapa kenaikan yang kita inginkan. Dengan cara ini, diharapkan bos bakal membaca tulisan kita terlebih dahulu sehingga memberi waktu buat beliau untuk berpikir. Kalau memang beliau kepikiran, pasti beberapa waktu kemudian kita dipanggil menghadap untuk menjelaskan secara langsung. Kalau bos tidak kunjung merespons, ingatkan saja atau serahkan langsung ke beliau.

Tuesday, February 19, 2019

Ikea Challenge: Dekor Kamar Tidur < 2 Juta!

Melanjutkan tulisan saya sebelumnya mengenai penataan kamar tidur yang efektif, kali ini saya mau kasih contoh konkritnya. Mumpung sekarang lagi musim orang-orang bikin challenge, saya mau coba membuat challenge untuk mendekorasi kamar dengan budget di bawah 2 juta dengan produk-produk dari Ikea.

Kenapa Ikea? Seperti yang kita ketahui, Ikea adalah merk furniture asal Swedia yang terkenal akan kualitasnya dengan harga yang cukup terjangkau. Sebenarnya sulit banget untuk memilih-milih produk mana yang akan saya implementasikan dalam desain, secara produknya banyak banget dan bagus-bagus. Nah, dengan challenge ini, saya mau membuktikan bahwa produk-produk Ikea nggak cuma bagus desain & kualitasnya, melainkan juga harganya pun terjangkau dan sesuai dengan desainnya.

Untuk mempersempit variabel desain, di sini saya berasumsi bahwa kamar sudah memiliki furnitur dasar, yaitu kasur (beserta bantal dan selimutnya) dan lemari pakaian. Oleh karena itu, barang-barang yang akan saya usulkan adalah pelengkap dekorasi kamar saja. Tema dekorasi juga saya kerucutkan, yaitu dekorasi fungsional yang sesuai dengan tulisan saya sebelumnya mengenai cara menata kamar yang bisa meningkatkan kualitas tidur kita. Satu lagi, saya juga ingin menerapkan tema kamar tidur yang modern minimalis. Minimnya motif dan warna menjadikan kamar terasa lebih simpel dan tidak 'ramai' secara visual. Kita pun akan merasa makin rileks tanpa kegaduhan visual, sehingga diharapkan bisa meningkatkan kualitas tidur kita.

Nah, berikut adalah item-item rekomendasi saya:


1. Seprei hitam DVALA 120x200

Harga: Rp 135.200
Beli di sini: https://ikea.co.id/in/produk/kamar-tidur/tekstil-tempat-tidur/seprai-dan-sarung-bantal/dvala-seprai-berkaret-hitam-art-70357275

Seprai ini terbuat dari katun murni, sehingga terasa lembut dan nyaman. Saya pilih warna hitam, supaya seprai tidak mudah terlihat kotor.

2. Sarung selimut & bantal TUVBRÄCKA 200x200/50x80

Harga: Rp 399.200



Cover selimut berupa kancing, sehingga pemasangannya mudah dan tetap di tempat. Uniknya, kalo diperhatikan dari dekat, pola garis-garis tersebut ternyata tidak benar-benar lurus, karena desainernya mengecat dengan tangan. Hal ini tentunya menambah nilai plus karena keunikannya. Selain itu, pola garis-garisnya berbeda di setiap sisi, jadi jika kita bosan dengan motif hitam dengan garis putih, ya tinggal dibalik aja menjadi motif putih dengan garis hitam. Dengan demikian, motif seprai tidak akan membuat bosan dan senantiasa menjadi focal point kamar tidur.

3. Jaring kasur BRYNE

Harga: Rp 149.000
Meskipun berwarna putih, jaring ini Mudah dibersihkan karena kainnya dapat dilepas dan dicuci menggunakan mesin. Jaring ini selain menambah ketenangan juga bisa membantu untuk menangkal nyamuk lho, jadi makin nyaman. Ukuran panjangnya 230 meter dan diameter 56 cm, sehingga bisa mengcover keseluruhan tempat tidur.


4. Gorden anti tembus cahaya HILLEBORG

Harga: Rp 599.000
Gorden anti tembus cahaya ini berlubang di bagian atasnya, sehingga pemasangannya yaitu tinggal digantung saja pada batang tirai. Gorden ini benar-benar menghalangi cahaya masuk dan menggelapkan kamar kita, sehingga tidur pun makin pulas tanpa gangguan cahaya. Saya pun memilih warna abu-abu agar memberi kesan makin gelap. Warna ini juga cocok disandingkan dengan warna dan motif seprai dan selimut.


5. Karpet abu-abu FÅRDRUP 100x60

Harga: Rp 299.000
Karpet ini teksturnya halus dan lembut, sehingga sangat nyaman untuk diletakkan di pijakan kaki di sisi tempat tidur. 


6. Lampu sorot dinding/jepit KVART

Harga: Rp 69.900

Lampu sorot dinding ini fleksibel batangnya, sehingga cahaya bisa diarahkan ke mana saja sesuai yang kita mau. Selain dipasang di dinding, lampu ini juga bisa dijepitkan di kepala tempat tidur. 


7. Bangku FROSTA

Harga: Rp 195.000
Frosta ini salah satu furniture Ikea paling populer dan menjadi signature-nya. Bangku ini bisa ditumpuk-tumpuk, jadi efisien. Bentuknya yang simple namun menarik menjadikannya cocok sebagai bangku duduk maupun meja. Saya pilih yang warnanya birch natural, agar memberi kesan alami pada kamar.

8. Jam beker hitam DEKAD

Harga: Rp 89.900
Jam beker dengan diameter 10 cm ini berdesain vintage, sehingga memberi nuansa romantis tersendiri pada kamar. Jam ini tidak berdetak, karena menggunakan mesin quartz yang diam. Oleh karena itu, jam beker ini sesuai untuk diletakkan di sisi tempat tidur. 


9. Pot FEJKA

Harga: 34.900

Tanaman artifisial ini mungil dan simple, cocok untuk diletakkan di atas Frosta yang juga permukaannya kecil. Memang sih tanaman asli akan lebih terlihat menyenangkan, namun tidak ada salahnya menggunakan tanaman artifisial yang no-maintenance ini, apalagi jika kita tidak punya waktu dan tenaga untuk merawat tanaman asli. Poin plusnya juga, tanaman ini akan tetap terlihat hijau selama bertahun-tahun, jadi tetap awet.


10. Lilin putih SMÅTREVLIG

Harga: Rp 19.900



Ini dekorasi bonus aja sih, yang sebetulnya nggak ada di tulisan saya sebelumnya. Namun saya menambah item ini dengan harapan aroma yang ditimbulkan menjadikan suasana kamar makin menenangkan. Warnanya yang temaram nan romantis dengan wangi vanila dan aroma garam laut menjadikannya cocok sebagai aromaterapi ketika kita bersantai di tempat tidur. Bonusnya lagi, ketika lilin sudah terbakar habis, mangkuknya bisa digunakan untuk tempat lilin lagi.


Nah dari berbagai item di atas, kira-kira gini nih jadinya kalo dituangkan ke dalam desain:





Lucu kan? Hihi.. Kebetulan saya memang awalnya suka warna gelap, jadi sekalian saya tuangkan dalam suasana kamar yang gelap. Dengan adanya dekorasi yang simpel tapi fungsional, suasana kamar jadi terasa makin nyaman dan cocok untuk relaksasi. Item-item di atas juga bahannya sangat nyaman, sehingga dijamin tidur pun makin nyenyak dan berkualitas.



Nah sekarang kita total yah berapa belanjaan kita, sesuai nggak nih sama challenge-nya?



Wah ternyata nggak sampe 2 juta rupiah ya! Malah ada kembalinya Rp9.000, lumayan bisa buat jajan es krim di bistro Ikea selepas berbelanja hehe.. 

Friday, February 15, 2019

Tips Penataan Kamar Tidur yang Nyaman

Saya sering ngomel dengan suami saya yang secara umum jam tidurnya lebih banyak daripada saya. Kadang jam 9 dia sudah ngantuk (meskipun dia bangun lebih pagi daripada saya sih), sedangkan saya suka begadang menggambar atau main game sampai tengah malam. Kalau pun dia juga begadang, ia masih bisa tidur siang karena ia wiraswasta yang bekerja di rumah (oke kali ini mungkin saya ngomel karena iri aja). Saya sering bilang kalau orang-orang sukses & para penemu tidurnya cuma beberapa jam saja dan bisa sukses, bahwa ide-ide mereka lah yang membuat mereka tetap terjaga, tapi suami saya cuek aja dan beranggapan kalau ngantuk itu berarti memang sudah ditakdirkan dan diberi sinyal oleh tubuh bahwa kita perlu tidur, jangan ditahan-tahan. Memang sih, saya amati bahwa ia lebih sehat daripada saya yang jam tidurnya 5-6 jam sehari (bahkan 4 ketika weekend, gara-gara nge-game), sedangkan jam tidur dia cenderung ideal yaitu 7-8 jam sehari. Ia jarang sakit, sedangkan saya gampang banget sakit, padahal kami sama-sama rajin olahraga.

Baru-baru ini saya baca tulisan di The Guardian yang membahas tentang tidur. Ternyata tidur sangat underrated. Manfaat tidur jauh lebih penting daripada yang saya bayangkan. Berbagai studi menyatakan bahwa kurang tidur bisa memicu resiko alzheimer, kanker, stroke, gagal jantung; menekan hormon yang memicu kita merasa lapar sehingga kita bakal ingin ngemil terus (ini penting banget lol); bahkan memicu depresi dan kecenderungan bunuh diri. Hampir seluruh pengidap gangguan psikologis di dunia dalam 20 tahun terakhir ini ternyata memiliki kesamaan, yaitu hampir semuanya kurang tidur. Bahkan, tokoh seperti Margaret Thatcher dan Ronald Reagan yang menggembar-gemborkan jam tidur mereka yang minim ternyata juga kena alzheimer. Intinya, the shorter your sleep, the shorter your life. Oleh karena itu, kini para ilmuwan dan dokter mulai mengampanyekan pentingnya tidur--meskipun hanya menambah satu jam saja--untuk mengobati dan mencegah segala keluhan dan penyakit.

Namun, lama jam tidur aja nggak cukup. Kita semua punya 24 jam sehari, katakanlah misalnya 8 jam untuk bekerja; 8 jam untuk waktu luang, rekreasi, ataupun berkumpul bersama orang-orang di sekitar kita; dan 8 jam untuk tidur. Kita menghabiskan 1/3 waktu kita dalam sehari untuk tidur. Apa jadinya kalo kita tidur 8 jam, tapi tempat tidurnya nggak nyaman? Apakah ketika bangun tidur kita bakal tetap merasa fresh atau malah badan makin sakit semua karena kelamaan tidur dalam keadaan tidak nyaman? Sayang banget kan kalo kita punya waktu sebanyak itu untuk tidur tapi tidurnya nggak berkualitas, padahal tidur yang nyenyak membuat kita sehat untuk beraktivitas sepanjang hari.

Bagaimana cara meningkatkan kualitas tidur? Salah satunya dengan menciptakan suasana kamar tidur yang nyaman. Kamar tidur yang baik adalah kamar yang memfokuskan kita untuk istirahat tanpa gangguan. No TV, no computer, just good ol' mattress and things to relax ourselves. Kita harus memilih kasur yang baik dan menata ruang dengan nyaman, karena itu termasuk investasi kita untuk menjalani kehidupan. Berikut adalah beberapa contoh penataan kamar tidur dengan penataan yang baik untuk meningkatkan kualitas tidur kita.

1. Less is more



Coba kita pikir-pikir, barang apa yang seringkali kita taruh di samping kasur kita karena kita sering malas berjalan untuk mengambil barang tersebut ketika terlanjur mager (malas gerak)? Ponsel, charger, buku, kacamata, gelas, tablet, dan lain-lain. Kadang terlalu banyak barang di samping ranjang kita justru membuat kita sulit tidur, karena terlalu banyak distraksi. Hampir semua orang pasti pernah nggak bisa tidur karena keasyikan scrolling medsos, main game di tablet, atau membaca buku (ada nggak sih yang hari gini masih terbiasa baca buku sebelum tidur?). Oleh karena itu, salah satu cara kita memaksa agar fokus cepat tidur adalah meminimalisasi distraksi. Pilih ranjang yang simpel, gunakan kursi stool sebagai pengganti nakas, dan cukup letakkan lampu tidur di samping ranjang. Boleh juga ditambah tanaman aromaterapi untuk relaksasi atau alarm.


2. Pilih kasur yang berkualitas



Kasur adalah investasi untuk hidup sehat, oleh karena itu pemilihan mutu kasur sangatlah penting. Mau kasur busa atau pegas, pilihlah kasur berstruktur keras yang menjaga bentuk tubuh kita agar tetap datar di atas kasur, bukan tenggelam di dalam kasur. Bentuk yang tetap akan memberikan penyangga yang stabil dan mendistribusikan berat badan secara merata, sehingga baik untuk postur tubuh kita. Jangan lupa, pilih seprai dengan bahan alami yang nyaman seperti katun ataupun lyocell.


3. Pilih sarung selimut & sarung bantal yang nyaman



Kasurnya udah bagus, seprainya udah nyaman, tapi percuma juga kalo selimut dan bantalnya masih nggak nyaman. Pilihlah selimut dan bantal yang nyaman sehingga makin melengkapi pengalaman tidur nyenyak yang paripurna. Pilihlah material yang menyerap keringat dan lembut, seperti katun murni.


4. Tambahkan tirai untuk penutup ranjang





Riset mengatakan bahwa tidur dalam keadaan gelap sangat baik untuk meningkatkan kualitas tidur kita. Cahaya dapat menghambat sekresi melatonin, yaitu hormon yang secara alami menghambat tidur. Oleh karena itu, suasana kamar yang gelap dapat membantu kita lebih cepat tidur dengan nyenyak. Kadang kita merasa kurang nyaman tidur dalam kamar yang 100% gelap, maka kita masih menyalakan lampu tidur yang agak remang-remang. Oleh karena itu, salah satu upaya mengurangi cahaya langsung ke mata adalah dengan memasang tirai penutup di ranjang untuk membantu memblokir cahaya. Pilihan tirai bermotif juga bagus untuk menambah suasana elegan dan mewah di kamar.


5. Gunakan gorden anti tembus cahaya




Minimalisir cahaya di kamar agar bisa menunjang tidur yang nyenyak. Gunakan tirai anti tembus cahaya untuk memblokir cahaya, apalagi jika kita tinggal di apartemen di lantai yang tinggi. Semakin rapat jalinan benangnya, maka gorden tebal pun juga bisa mencegah kebisingan masuk ke kamar. Gunakan gorden berukuran besar yang panjangnya dari plafon hingga lantai untuk efek yang maksimal.


6. Gunakan karpet untuk meredam suara



Tinggal di apartemen dan sering terganggu oleh tetangga di lantai bawah yang berisik? Karpet bisa menjadi salah satu solusi sementara untuk meredam suara (selain langsung menegur tetangga yang bersangkutan hehe). Suasana tidur pun bisa makin tenang. Pilih karpet yang sesuai dengan tema kamar agar kamar terlihat makin cantik.


7. Pasang lampu tidur adjustable, dimmer, dan remote control







Mendadak terbangun tengah malam dan igin menyalakan lampu, tapi khawatir membangunkan pasangan? Cegah hal tersebut dengan lampu adjustable! Pasang lampu tidur di atas kepala yang bisa diarahkan sesuai kebutuhan. Gunakan alat peredup lampu (dimming kit) untuk mengatur cahaya lampu. Kalo perlu, bisa juga gunakan remote untuk menyalakan lampu utama kamar tanpa harus bangun dari tempat tidur dan mengganggu pasangan.

Thursday, January 10, 2019

Birthday = Overrated

*tulisan ini saya buat kala hari ulang tahun saya pada Oktober 2018*

Hampir semua orang yang saya kenal tidak tahu kalau kemarin tanggal saya berulang tahun ke-29. Memang tanggal ini tidak saya ekspos di medsos. Saya pun nggak pernah upload foto2 perayaan ultah, wong memang tidak pernah dirayakan. Yang tahu hanya suami, keluarga, sahabat saya Carissa, dan teman-teman kantor. Itupun karena saya traktir gorengan di kantor dan tanggal ultah kami semua memang dituliskan di kalender khusus kantor. (anehnya malem-malem tiba-tiba ada kawan SD yang sudah lama sekali MIA kontak saya dan mengucapkan ultah. Rupanya dia ingat saya ultah bulan ini. Kok ya pas harinya. Birthday miracle?)

Selayaknya ritual ulang tahun, saya punya rasa syukur dan harapan untuk ke depannya. Yang paling saya syukuri adalah hingga di usia kepala 2 terakhir ini alhamdulillah saya tidak punya konflik ataupun drama dengan siapapun. Ya iyalah wong saya nggak punya kehidupan sosial 😂. Tapi beneran deh, mungkin karena semakin beranjak tua saya makin 'chill' dan tahan cibiran. Saya menghindari konflik dengan siapapun. Kalau saya nggak setuju dengan seseorang saya memilih diam daripada membantah kesalahannya dan menyebabkan konflik (ya memang ini salah satu resolusi 2018 saya: kalau tidak perlu-perlu banget, diam aja nggak usah komentar).

Keluarga besar pada memberi selamat dengan embel-embel klasik: semoga cepat punya momongan, selayaknya wanita normal lain (..... ya kan? 😂). Hmm, saya apresiasi aja sih, ya saya aminin aja, but I definitely know, not now yet. Cuma suami saya aja yang ucapannya anti mainstream: semoga cepat kaya 😂. Ya saya jawab, "Ya bantu aku dong biar cepet kaya!" 🤣

Nah inilah yang bikin saya males majang hal berbau ultah : klise. The same old "god bless", "semoga sukses sehat selalu", atau yang lebih buruk lagi, "WYATB". Seriously, what the hell does that stand for? Do you even mean it?? Belum lagi teman-teman (yang belum tentu kita kenal juga) yang ngasih selamat di facebook pake template warna-warni. Saya penasaran, apakah orang-orang ini sungguh-sungguh dengan tulus memberi selamat atas kelahiran kita? Atau cuma biar tetep eksis, atau cuma default aja 'ada orang ultah ya dikasih selamat'? Karena itulah saya lebih memilih tidak ada yg mengucapkan selamat daripada mengucapkan tapi cuma basa-basi saja.

Apa harapan saya? Well saya harap di usia ini saya bisa makin dewasa & bijaksana (because i feel I'm not adult enough), kurang-kurangin nyinyir dan SJW (yang ternyata melelahkan saya dan mengganggu suami saya 😂), dan yang penting: jadi kaya! 😂

Saya memang nggak suka dirayakan ultahnya sih. Saya nggak nyaman menjadi pusat perhatian, kecuali ketika saya sedang pidato atau tampil ngeband. Di luar itu, hell no. Selain itu menurut saya perayaan ultah itu semu sekali. Saya disalamin selamat ultah, makan-makan sedikit traktirannya, dan sudah. Kembali ke kesibukan masing-masing. Well birthday is supposed to be a special day, right? It's just weird that the special moment only lasted for a few minutes, not the whole day. Selain itu pesta menghabiskan banyak biaya dan menghasilkan sampah yang nggak perlu, buang2 uang, dan mengotori lingkungan. Yes i am that over thinking. Makanya saya lebih memilih menghabiskan waktu bersama suami saja di hari itu karena hanya dia yang mau mencurahkan harinya khusus untuk saya dan apapun kegiatan yang saya mau. Entah makan, jalan-jalan, atau sekedar ngopi bareng.

Meskipun demikian, saya hanyalah perempuan biasa yang kadang-kadang ingin di-surprise-in wkwkwk. Kadang jauh di lubuk hati saya ingin di suatu ultah saya entah yang keberapa, someone actually throw a surprise special to me. Heck, saya bahkan masih ingin diberi hadiah, just like any other girls. Tidak dapat dipungkiri, kadang saya iri kalau ada teman yang pamer hadiah ultah, ataupun ada temen yang susah-sudah nyari kado untuk temannya yang lain. I can't help but wonder, why does no one give me a gift? Ya tapi gimana mau ngasih wong tanggalnya aja dirahasiakan 😂. Makanya sekalian aja deh saya nggak mau masang tanggal ultah biar nggak ngarep yang enggak realistis. Bahkan suami saya aja nggak ngasih apa-apa. Hadiah ultah terakhir (entah di tahun berapa) yang saya terima adalah helm, itupun helm bekas beli di Comboran 😑. Ya itu aja udah bersyukur sih, dikasih sesuatu yang memang saya perlukan. Makanya setiap dia ultah saya nggak ngasih kado, soalnya nanti saya pasti berharap something in return, which is never going to happen. Dan dia fine-fine aja meskipun nggak dikasih, huh jadi nggak ada alasan pamrih deh.

Yah bagaimanapun juga, ultah ini adalah ultah yang spesial, karena hari ini hingga setahun ke depan adalah saat terakhir di mana saya masih berusia kepala 2. Usia cukup tua tapi masih bisa dibilang muda karena belum 30-an. Wajah saya memang stuck di usia 20-an awal, tapi saya tetap harus menjalani usia 29 ini dengan penuh kedewasaan. Namun demikian, inilah saat terakhir di mana saya bisa mengklaim saya umur 20an dengan bangga, so let's just enjoy the ride! Welcome my 29th year of life!

Book Review: Outliers

Sudah lama buku ini masuk dalam wish list saya ketika saya mendengarkan salah satu episode siniar Malcolm Gladwell berjudul Revisionist Hist...