Tuesday, February 19, 2019

Ikea Challenge: Dekor Kamar Tidur < 2 Juta!

Melanjutkan tulisan saya sebelumnya mengenai penataan kamar tidur yang efektif, kali ini saya mau kasih contoh konkritnya. Mumpung sekarang lagi musim orang-orang bikin challenge, saya mau coba membuat challenge untuk mendekorasi kamar dengan budget di bawah 2 juta dengan produk-produk dari Ikea.

Kenapa Ikea? Seperti yang kita ketahui, Ikea adalah merk furniture asal Swedia yang terkenal akan kualitasnya dengan harga yang cukup terjangkau. Sebenarnya sulit banget untuk memilih-milih produk mana yang akan saya implementasikan dalam desain, secara produknya banyak banget dan bagus-bagus. Nah, dengan challenge ini, saya mau membuktikan bahwa produk-produk Ikea nggak cuma bagus desain & kualitasnya, melainkan juga harganya pun terjangkau dan sesuai dengan desainnya.

Untuk mempersempit variabel desain, di sini saya berasumsi bahwa kamar sudah memiliki furnitur dasar, yaitu kasur (beserta bantal dan selimutnya) dan lemari pakaian. Oleh karena itu, barang-barang yang akan saya usulkan adalah pelengkap dekorasi kamar saja. Tema dekorasi juga saya kerucutkan, yaitu dekorasi fungsional yang sesuai dengan tulisan saya sebelumnya mengenai cara menata kamar yang bisa meningkatkan kualitas tidur kita. Satu lagi, saya juga ingin menerapkan tema kamar tidur yang modern minimalis. Minimnya motif dan warna menjadikan kamar terasa lebih simpel dan tidak 'ramai' secara visual. Kita pun akan merasa makin rileks tanpa kegaduhan visual, sehingga diharapkan bisa meningkatkan kualitas tidur kita.

Nah, berikut adalah item-item rekomendasi saya:


1. Seprei hitam DVALA 120x200

Harga: Rp 135.200
Beli di sini: https://ikea.co.id/in/produk/kamar-tidur/tekstil-tempat-tidur/seprai-dan-sarung-bantal/dvala-seprai-berkaret-hitam-art-70357275

Seprai ini terbuat dari katun murni, sehingga terasa lembut dan nyaman. Saya pilih warna hitam, supaya seprai tidak mudah terlihat kotor.

2. Sarung selimut & bantal TUVBRÄCKA 200x200/50x80

Harga: Rp 399.200



Cover selimut berupa kancing, sehingga pemasangannya mudah dan tetap di tempat. Uniknya, kalo diperhatikan dari dekat, pola garis-garis tersebut ternyata tidak benar-benar lurus, karena desainernya mengecat dengan tangan. Hal ini tentunya menambah nilai plus karena keunikannya. Selain itu, pola garis-garisnya berbeda di setiap sisi, jadi jika kita bosan dengan motif hitam dengan garis putih, ya tinggal dibalik aja menjadi motif putih dengan garis hitam. Dengan demikian, motif seprai tidak akan membuat bosan dan senantiasa menjadi focal point kamar tidur.

3. Jaring kasur BRYNE

Harga: Rp 149.000
Meskipun berwarna putih, jaring ini Mudah dibersihkan karena kainnya dapat dilepas dan dicuci menggunakan mesin. Jaring ini selain menambah ketenangan juga bisa membantu untuk menangkal nyamuk lho, jadi makin nyaman. Ukuran panjangnya 230 meter dan diameter 56 cm, sehingga bisa mengcover keseluruhan tempat tidur.


4. Gorden anti tembus cahaya HILLEBORG

Harga: Rp 599.000
Gorden anti tembus cahaya ini berlubang di bagian atasnya, sehingga pemasangannya yaitu tinggal digantung saja pada batang tirai. Gorden ini benar-benar menghalangi cahaya masuk dan menggelapkan kamar kita, sehingga tidur pun makin pulas tanpa gangguan cahaya. Saya pun memilih warna abu-abu agar memberi kesan makin gelap. Warna ini juga cocok disandingkan dengan warna dan motif seprai dan selimut.


5. Karpet abu-abu FÅRDRUP 100x60

Harga: Rp 299.000
Karpet ini teksturnya halus dan lembut, sehingga sangat nyaman untuk diletakkan di pijakan kaki di sisi tempat tidur. 


6. Lampu sorot dinding/jepit KVART

Harga: Rp 69.900

Lampu sorot dinding ini fleksibel batangnya, sehingga cahaya bisa diarahkan ke mana saja sesuai yang kita mau. Selain dipasang di dinding, lampu ini juga bisa dijepitkan di kepala tempat tidur. 


7. Bangku FROSTA

Harga: Rp 195.000
Frosta ini salah satu furniture Ikea paling populer dan menjadi signature-nya. Bangku ini bisa ditumpuk-tumpuk, jadi efisien. Bentuknya yang simple namun menarik menjadikannya cocok sebagai bangku duduk maupun meja. Saya pilih yang warnanya birch natural, agar memberi kesan alami pada kamar.

8. Jam beker hitam DEKAD

Harga: Rp 89.900
Jam beker dengan diameter 10 cm ini berdesain vintage, sehingga memberi nuansa romantis tersendiri pada kamar. Jam ini tidak berdetak, karena menggunakan mesin quartz yang diam. Oleh karena itu, jam beker ini sesuai untuk diletakkan di sisi tempat tidur. 


9. Pot FEJKA

Harga: 34.900

Tanaman artifisial ini mungil dan simple, cocok untuk diletakkan di atas Frosta yang juga permukaannya kecil. Memang sih tanaman asli akan lebih terlihat menyenangkan, namun tidak ada salahnya menggunakan tanaman artifisial yang no-maintenance ini, apalagi jika kita tidak punya waktu dan tenaga untuk merawat tanaman asli. Poin plusnya juga, tanaman ini akan tetap terlihat hijau selama bertahun-tahun, jadi tetap awet.


10. Lilin putih SMÅTREVLIG

Harga: Rp 19.900



Ini dekorasi bonus aja sih, yang sebetulnya nggak ada di tulisan saya sebelumnya. Namun saya menambah item ini dengan harapan aroma yang ditimbulkan menjadikan suasana kamar makin menenangkan. Warnanya yang temaram nan romantis dengan wangi vanila dan aroma garam laut menjadikannya cocok sebagai aromaterapi ketika kita bersantai di tempat tidur. Bonusnya lagi, ketika lilin sudah terbakar habis, mangkuknya bisa digunakan untuk tempat lilin lagi.


Nah dari berbagai item di atas, kira-kira gini nih jadinya kalo dituangkan ke dalam desain:





Lucu kan? Hihi.. Kebetulan saya memang awalnya suka warna gelap, jadi sekalian saya tuangkan dalam suasana kamar yang gelap. Dengan adanya dekorasi yang simpel tapi fungsional, suasana kamar jadi terasa makin nyaman dan cocok untuk relaksasi. Item-item di atas juga bahannya sangat nyaman, sehingga dijamin tidur pun makin nyenyak dan berkualitas.



Nah sekarang kita total yah berapa belanjaan kita, sesuai nggak nih sama challenge-nya?



Wah ternyata nggak sampe 2 juta rupiah ya! Malah ada kembalinya Rp9.000, lumayan bisa buat jajan es krim di bistro Ikea selepas berbelanja hehe.. 

Friday, February 15, 2019

Tips Penataan Kamar Tidur yang Nyaman

Saya sering ngomel dengan suami saya yang secara umum jam tidurnya lebih banyak daripada saya. Kadang jam 9 dia sudah ngantuk (meskipun dia bangun lebih pagi daripada saya sih), sedangkan saya suka begadang menggambar atau main game sampai tengah malam. Kalau pun dia juga begadang, ia masih bisa tidur siang karena ia wiraswasta yang bekerja di rumah (oke kali ini mungkin saya ngomel karena iri aja). Saya sering bilang kalau orang-orang sukses & para penemu tidurnya cuma beberapa jam saja dan bisa sukses, bahwa ide-ide mereka lah yang membuat mereka tetap terjaga, tapi suami saya cuek aja dan beranggapan kalau ngantuk itu berarti memang sudah ditakdirkan dan diberi sinyal oleh tubuh bahwa kita perlu tidur, jangan ditahan-tahan. Memang sih, saya amati bahwa ia lebih sehat daripada saya yang jam tidurnya 5-6 jam sehari (bahkan 4 ketika weekend, gara-gara nge-game), sedangkan jam tidur dia cenderung ideal yaitu 7-8 jam sehari. Ia jarang sakit, sedangkan saya gampang banget sakit, padahal kami sama-sama rajin olahraga.

Baru-baru ini saya baca tulisan di The Guardian yang membahas tentang tidur. Ternyata tidur sangat underrated. Manfaat tidur jauh lebih penting daripada yang saya bayangkan. Berbagai studi menyatakan bahwa kurang tidur bisa memicu resiko alzheimer, kanker, stroke, gagal jantung; menekan hormon yang memicu kita merasa lapar sehingga kita bakal ingin ngemil terus (ini penting banget lol); bahkan memicu depresi dan kecenderungan bunuh diri. Hampir seluruh pengidap gangguan psikologis di dunia dalam 20 tahun terakhir ini ternyata memiliki kesamaan, yaitu hampir semuanya kurang tidur. Bahkan, tokoh seperti Margaret Thatcher dan Ronald Reagan yang menggembar-gemborkan jam tidur mereka yang minim ternyata juga kena alzheimer. Intinya, the shorter your sleep, the shorter your life. Oleh karena itu, kini para ilmuwan dan dokter mulai mengampanyekan pentingnya tidur--meskipun hanya menambah satu jam saja--untuk mengobati dan mencegah segala keluhan dan penyakit.

Namun, lama jam tidur aja nggak cukup. Kita semua punya 24 jam sehari, katakanlah misalnya 8 jam untuk bekerja; 8 jam untuk waktu luang, rekreasi, ataupun berkumpul bersama orang-orang di sekitar kita; dan 8 jam untuk tidur. Kita menghabiskan 1/3 waktu kita dalam sehari untuk tidur. Apa jadinya kalo kita tidur 8 jam, tapi tempat tidurnya nggak nyaman? Apakah ketika bangun tidur kita bakal tetap merasa fresh atau malah badan makin sakit semua karena kelamaan tidur dalam keadaan tidak nyaman? Sayang banget kan kalo kita punya waktu sebanyak itu untuk tidur tapi tidurnya nggak berkualitas, padahal tidur yang nyenyak membuat kita sehat untuk beraktivitas sepanjang hari.

Bagaimana cara meningkatkan kualitas tidur? Salah satunya dengan menciptakan suasana kamar tidur yang nyaman. Kamar tidur yang baik adalah kamar yang memfokuskan kita untuk istirahat tanpa gangguan. No TV, no computer, just good ol' mattress and things to relax ourselves. Kita harus memilih kasur yang baik dan menata ruang dengan nyaman, karena itu termasuk investasi kita untuk menjalani kehidupan. Berikut adalah beberapa contoh penataan kamar tidur dengan penataan yang baik untuk meningkatkan kualitas tidur kita.

1. Less is more



Coba kita pikir-pikir, barang apa yang seringkali kita taruh di samping kasur kita karena kita sering malas berjalan untuk mengambil barang tersebut ketika terlanjur mager (malas gerak)? Ponsel, charger, buku, kacamata, gelas, tablet, dan lain-lain. Kadang terlalu banyak barang di samping ranjang kita justru membuat kita sulit tidur, karena terlalu banyak distraksi. Hampir semua orang pasti pernah nggak bisa tidur karena keasyikan scrolling medsos, main game di tablet, atau membaca buku (ada nggak sih yang hari gini masih terbiasa baca buku sebelum tidur?). Oleh karena itu, salah satu cara kita memaksa agar fokus cepat tidur adalah meminimalisasi distraksi. Pilih ranjang yang simpel, gunakan kursi stool sebagai pengganti nakas, dan cukup letakkan lampu tidur di samping ranjang. Boleh juga ditambah tanaman aromaterapi untuk relaksasi atau alarm.


2. Pilih kasur yang berkualitas



Kasur adalah investasi untuk hidup sehat, oleh karena itu pemilihan mutu kasur sangatlah penting. Mau kasur busa atau pegas, pilihlah kasur berstruktur keras yang menjaga bentuk tubuh kita agar tetap datar di atas kasur, bukan tenggelam di dalam kasur. Bentuk yang tetap akan memberikan penyangga yang stabil dan mendistribusikan berat badan secara merata, sehingga baik untuk postur tubuh kita. Jangan lupa, pilih seprai dengan bahan alami yang nyaman seperti katun ataupun lyocell.


3. Pilih sarung selimut & sarung bantal yang nyaman



Kasurnya udah bagus, seprainya udah nyaman, tapi percuma juga kalo selimut dan bantalnya masih nggak nyaman. Pilihlah selimut dan bantal yang nyaman sehingga makin melengkapi pengalaman tidur nyenyak yang paripurna. Pilihlah material yang menyerap keringat dan lembut, seperti katun murni.


4. Tambahkan tirai untuk penutup ranjang





Riset mengatakan bahwa tidur dalam keadaan gelap sangat baik untuk meningkatkan kualitas tidur kita. Cahaya dapat menghambat sekresi melatonin, yaitu hormon yang secara alami menghambat tidur. Oleh karena itu, suasana kamar yang gelap dapat membantu kita lebih cepat tidur dengan nyenyak. Kadang kita merasa kurang nyaman tidur dalam kamar yang 100% gelap, maka kita masih menyalakan lampu tidur yang agak remang-remang. Oleh karena itu, salah satu upaya mengurangi cahaya langsung ke mata adalah dengan memasang tirai penutup di ranjang untuk membantu memblokir cahaya. Pilihan tirai bermotif juga bagus untuk menambah suasana elegan dan mewah di kamar.


5. Gunakan gorden anti tembus cahaya




Minimalisir cahaya di kamar agar bisa menunjang tidur yang nyenyak. Gunakan tirai anti tembus cahaya untuk memblokir cahaya, apalagi jika kita tinggal di apartemen di lantai yang tinggi. Semakin rapat jalinan benangnya, maka gorden tebal pun juga bisa mencegah kebisingan masuk ke kamar. Gunakan gorden berukuran besar yang panjangnya dari plafon hingga lantai untuk efek yang maksimal.


6. Gunakan karpet untuk meredam suara



Tinggal di apartemen dan sering terganggu oleh tetangga di lantai bawah yang berisik? Karpet bisa menjadi salah satu solusi sementara untuk meredam suara (selain langsung menegur tetangga yang bersangkutan hehe). Suasana tidur pun bisa makin tenang. Pilih karpet yang sesuai dengan tema kamar agar kamar terlihat makin cantik.


7. Pasang lampu tidur adjustable, dimmer, dan remote control







Mendadak terbangun tengah malam dan igin menyalakan lampu, tapi khawatir membangunkan pasangan? Cegah hal tersebut dengan lampu adjustable! Pasang lampu tidur di atas kepala yang bisa diarahkan sesuai kebutuhan. Gunakan alat peredup lampu (dimming kit) untuk mengatur cahaya lampu. Kalo perlu, bisa juga gunakan remote untuk menyalakan lampu utama kamar tanpa harus bangun dari tempat tidur dan mengganggu pasangan.

Book Review: Outliers

Sudah lama buku ini masuk dalam wish list saya ketika saya mendengarkan salah satu episode siniar Malcolm Gladwell berjudul Revisionist Hist...