2015.04.12
So, this is my last
month in Jakarta. Part of myself says ‘YATTA! FINALLY!!’ But i cant help it,
some part of me says ‘oh well, time flies, hmm’. Well, seburuk-buruknya
kota ini, tetap saja 3,5 tahun bukanlah kurun waktu yang cukup sebentar. Berbagai
lika-liku di kota yang lebih kejam daripada ibu tiri ini sudah saya lalui.
"concrete jungle where dreams are made of...."
Saking bencinya sama kota ini saya sering bilang sama diri sendiri kalo suatu hari saya pulang saya akan berteriak sebelum naik kereta/pesawat, "So long suckers!!!!!!" But I do realize, Jakarta has taught me so well with its 'experience is the best teacher' method. So, i'm gonna miss you but still I will hate you, Jakarta.
Jadi daripada saya bikin list hal-hal negatif tentang Jakarta, kayaknya lebih baik saya bikin list hal-hal apa saja yang bakal saya rindukan dari Jakarta:
Ha ha ha. Segitu simpelnya saya. Salah satu
alasan saya betah di sini ya karena konsernya. Saya sudah mencapai cita-cita
bucket list nomor 1 saya, yaitu nonton Dream Theater. 2 kali! Kalo kata
teman-teman saya sih saya sudah bisa mati dengan tenang 2 kali, hihi. Hal ini
sangat saya syukuri karena timing Dream Theater ke sini bertepatan ketika saya
sudah bisa cari duit sendiri dan nonton dengan keringat sendiri.
Saya juga sudah nonton Mike Portnoy, Billy
Sheehan, EXO, SNSD, Super Junior, artis-artis SM lain di SMTown, 2NE1, Park Ji
Sung dan Running Man Casts. Namun beberapa konser hebat juga saya lewatkan
karena bokek ataupun terlalu mahal, antara lain Metallica, Sting, Alicia Keys, Mew,
dan One Direction.
Ya namanya juga ibukota, artis-artis
internasional pasti ke sini duluan lah kalo mau konser. Jarang-jarang artis
luar ke daerah selain Jakarta, kecuali kalo emang fanbasenya di daerah banyak
(ato nyari duit karena udah nggak terlalu ngetop lagi, ehem). Saya pasti bakal
mewek2 deh kalo nanti ada artis yang saya suka ke Jakarta.
2. KONEKSINYA DAN ILMUNYA
Koneksi klien yah, maksudnya. Koneksi klien
dan rekan kerja, yang mungkin ngga didapat di daerah. Di sini potensi untuk
proyek2 besar baik lokal maupun internasional sangat besar. Saya bersyukur
pernah menjadi bagian dalam proyek-proyek tersebut dan memperoleh banyak
kenalan dan ilmu jatuh bangunnya.
Kalo kata Alicia Keys di Empire State of Mind Part II, "If I can make it here I can make it anywhere, that's what they say.." (well emang lagu ini sebenernya menggambarkan New York, tapi mirip-mirip lah yaa sesama kota metropolitan hihi)
3.ARSITEKTURNYA
Dasarnya emang orang kampung, saya selalu norak kalo liat bangunan tinggi. Seberapa sering pun saya lewat, selalu ada rasa terkagum-kagum setiap melintasi jalanan di Rasuna Said, SCBD, Sudirman-Thamrin, terlebih ketika malam hari. Rasa kagum ketika melihat jajaran tower crane berlatar belakang pemandangan senja. Rasa kagum setiap melewati perempatan Semanggi yang kompleks itu. Kota besar memang memiliki pesonanya sendiri. Kadang kalau pas melintasi jalanan tersebut saya suka dengerin (again), Empire State of Mind-nya Jay Z & Alicia Keys, hihi.
Dasarnya emang orang kampung, saya selalu norak kalo liat bangunan tinggi. Seberapa sering pun saya lewat, selalu ada rasa terkagum-kagum setiap melintasi jalanan di Rasuna Said, SCBD, Sudirman-Thamrin, terlebih ketika malam hari. Rasa kagum ketika melihat jajaran tower crane berlatar belakang pemandangan senja. Rasa kagum setiap melewati perempatan Semanggi yang kompleks itu. Kota besar memang memiliki pesonanya sendiri. Kadang kalau pas melintasi jalanan tersebut saya suka dengerin (again), Empire State of Mind-nya Jay Z & Alicia Keys, hihi.
4. EVENT-EVENTNYA
Event2 yang saya suka di Jakarta antara
lain Jakarta Great Sale (duh!), Inacraft, berbagai festival musik, Mega Build, Design
Week, Hellofest, dll yang belum tentu ada di daerah. Kalopun ada pasti nggak
segede di Jakarta, di mana Inacraft selalu make semua hall di JCC. Superb.
5. MALLNYA
Klasik cewek nih. Meskipun ngga sering
belanja, cuci mata barang2 branded cukup mengasyikkan juga. Kan ngga semua
brand ada di daerah. Bakal kangen liat-liat barang-barang decor ke Scoop. I’m
soooo gonna miss Uniqlo too, my favorite international brand ever. Juga bakal kangen main ke Ikea Alam Sutera yang merupakan surga barang interior dan decor.
Selain mall besar, pasar macem Thamrin City, Taman Puring, ataupun Mayestik bakal saya rindukan karena di pasar-pasar tersebut kadang saya menemukan barang-barang ajaib nan murah meriah. Sebenernya Tanah Abang juga bagus secara bisa beli grosiran buat kulakan, namun saya selalu pusing sendiri kalo ke sini, hehe. Selain itu di mall saya juga suka ngeliatin style mbak-mbak yang modis. Berhubung saya bukan sosialita dan nggak pernah ke restoran mahal, cuma di mall ajang saya ngeliatin dan mempelajari style fashion mereka.
6. CAFENYA
Berbagai cafe dan atmosfernya yang cozy. Cuci
mata sambil gosipin pengunjung lain ato baristanya yang kece. Teman2 ngopi dan
karaoke yaitu temen-temen kuliah sesama anak perantauan yang cuma bisa ngumpul
kala weekend. Wifinya yang gak banyak didapatkan di cafe di daerah. Mengagumi
interior gaya industrial ataupun shabby chic meskipun kadangkala hipster abis.
7. MAKANANNYA
3,5 tahun di sini tentunya berdampak juga
pada lidah. Yang pasti bakal saya kangenin karena nggak ada di Jawa Timur
adalah cireng, combro, tahu jeletot/gehu, nasi uduk, lontong isi, bakwan, nasi
goreng teri medan, Soto Betawi, Sup Iga. Beberapa makanan di atas mungkin ada
di daerah, tapi rasanya pasti beda, seperti halnya bakso malang di Jakarta
nggak seenak bakso malang yang asli Malang. Belum lagi food chain di mall
seperti Taiwan Street Snack Ayam Shihlin, Eat & Eat kiosnya si mie
kepiting, Domino’s Pizza, Burger King, Lotteria, bahkan J.Co pun belum masuk
Malang.
8. TEMAN KANTOR
Kantor bagaikan rumah kedua bagi saya,
secara hampir tiap hari saya nglembur di kantor. Meja saya, pantry,
perpustakaan, dan teras yang selalu penuh tanaman dan vertical garden. Suasana
kantor yang hectic namun somehow masalah bisa diselesaikan (atau dialihkan,
haha). Teman-teman seperjuangan yang senantiasa berbagi suka dan duka setiap
hari, bahkan di hari libur di grup Whatsapp. Karena setiap hari saya
menghabiskan waktu dengan mereka, maka saya pasti merindukan teman-teman. Bakal
kangen guyonan penuh sarkasme, bully-membully, namun juga kerja tim yang
kompak.
But
hey, don’t be too sad. The new adventure lies over there. Let’s start
another journey with brand new challenges. I don’t want to be too laid-back
(figuratively) and stay in my comfort zone in my office. Therefore I risk
myself by quitting just when things are starting to get normal and my career is
good. I’m going to open a new page of my life.
I took this pict in one of my loneliest gloomiest day in Jakarta. I don't want to feel this bad feeling again.

